2017

English

Indonesian

PwC Rangkul Firma Hukum asal Indonesia Untuk Solusi Global

Tribun News - Melli Darsa & Co., Advocates & Legal Consultants (MDC), efektif bergabung dengan jaringan global firma PwC tanggal 17 Juli 2017. Melli Darsa & Co., yang merupakan firma hukum independen yang beroperasi secara terpisah dalam jaringan PwC, akan tetap memberikan nasihat hukum bagi perusahaan dan organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan di lingkungan bisnis yang semakin kompleks saat ini, termasuk jasa dan konsultasi hukum yang berkaitan dengan restrukturasi komersial dan korporasi, merger dan akusisi, ketenagakerjaan, serta tata kelola dan kepatuhan entitas.

Dorong Investasi Hulu Migas, Aturan Gross Split akan Direvisi

Detikcom - Kementerian ESDM pada 21 Agustus 2017 kemarin mengumpulkan para kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) yang tergabung dalam Indonesian Petroleum Association (IPA). Hari ini, konsultan-konsultan seperti PricewaterhouseCoopers (PwC), Wood Mackenzie juga diundang. Mereka semua diundang untuk memberikan masukan soal skema bagi hasil gross split. Peraturan Menteri ESDM Nomor 08 Tahun 2017 tentang gross split akan direvisi untuk membuat iklim investasi hulu migas jadi lebih menarik.

Perusahaan Indonesia Jangan Takut Perubahan

PressRelease.id - Dengan investasi senilai lebih dari US$14 triliun yang diharapkan akan ditanamkan dalam proyek infrastruktur transportasi global hingga tahun 2025, laporan baru dari Strategy&, unit bisnis jasa konsultasi strategi PwC, memaparkan kebutuhan akan suatu pendekatan yang kolaboratif dan fasih teknologi untuk mengembangkan sistem-sistem transportasi yang berkelanjutan dan inklusif. Laporan tersebut juga menyebutkan risiko-risiko inheren yang dihadapi baik oleh negara-negara berkembang maupun negara-negara maju apabila gagal melakukannya.

Pemerintah mendorong daya tarik komersial LRT untuk menarik investor

The Jakarta Post - The government is poised to see private investment support Greater Jakarta's light rapid transit (LRT) system when it unlocks the project's commercial potential. There is now new interest from global investors, such as American global investment management firm BlackRock Inc. Coordinating Maritime Affairs Minister Luhut Pandjaitan said the government's move to be more meticulous in the commercial aspects of the project would lure in private entities to participate in the project and save more than Rp 6 trillion (US$450 million) in the state budget.

Indonesia akan dominasi pertumbuhan media di Asia Tenggara: PwC

The Jakarta Post - With internet penetration expected to reach 50 percent of the population in 2021 -- compared to 30 percent in 2016, Indonesia looks set to dominate the media market in the region in four years' time. While that figure is still low compared to neighboring countries, such as Singapore (100 percent), Malaysia (80 percent) and Thailand (68 percent), the effect on the value of the industry will be tremendous because of the fact that Indonesia is the most populous country of the region.

Kreditur swasta diajak biayai proyek-proyek transit

The Jakarta Post - The government has officially invited private lenders to participate in financing the construction of three transit oriented developments (TOD) in the country's maiden light rail transit (LRT) project. The Cibubur-Bogor track, which is part of the second phase of the LRT construction, will be offered to private sectors as it offers -- according to a study by financial consulting firm PricewaterhouseCoopers (PwC) -- an interest rate of return at 10 percent.

Sampoerna resmikan sistem pembangkitan listrik di Karawang dan Surabaya

pv-magazine.com - Indonesia has a huge potential in renewable energy. Located in the equator line, the archipelago benefits from large amounts of sun-intensity. According to a 2015 report by the International Energy Agency, the nation holds solar energy potential of approximately 1,200 GW, while only 1 GW of power will provide enough energy for about 700,000 homes. This enormous potential, however, remains underdeveloped. Citing a 2015 report by PricewaterhouseCoopers (PwC), Indonesia’s current installed solar energy capacity is only 22 MW, which is mostly composed of solar home systems and small-scale photovoltaic plants.

Untuk Solusi Global PwC Rangkul Firma Hukum Asal Indonesia

nasionalisme.net - Melli Darsa & Co., Advocates & Legal Consultants (MDC), efisien gabung dengan jaringan global firma PwC tanggal 17 Juli 2017. Melli Darsa & Co., yang disebut firma hukum berdiri sendiri yang beroperasi dengan terpisah dalam jaringan PwC, juga akan tetaplah memberi nasehat hukum untuk perusahaan serta organisasi dalam hadapi beragam tantangan di lingkungan usaha yang makin kompleks sekarang ini, termasuk juga layanan serta konsultasi hukum yang terkait dengan restrukturasi komersial serta korporasi, merger serta akusisi, ketenagakerjaan, dan tata kelola serta kepatuhan entitas.

Kementerian BUMN Konsultasi ke PwC

Berita Satu - Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengungkapkan, Kementerian BUMN kini melanjutkan persiapan administrasi proses pembentukan holding bank BUMN. Selain konsultasi ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk proses administrasi selanjutnya, pihaknya masih perlu berkonsultasi dengan konsultan internasional PricewaterhouseCoopers (PwC). Keberadaan holding ini akan mendorong efisiensi, mempermudah ekspansi, dan meningkatkan profitabilitas bank-bank BUMN.

Sampoerna Resmikan Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya

Jurnas.com - Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang sangat besar. Terletak di garis khatulistiwa, kepulauan Indonesia mendapatkan banyak manfaat dari intensitas matahari dalam jumlah besar. Menurut laporan Badan Energi Internasional tahun 2015, negara ini memiliki potensi energi matahari sekitar 1.200 GW, sementara 1 GW daya saja sudah cukup menyediakan energi untuk sekitar 700.000 rumah. Namun, potensi besar ini masih belum dikembangkan dengan baik. Mengutip laporan PricewaterhouseCoopers (PwC) tahun 2015, kapasitas energi surya yang saat ini dipasang di Indonesia hanya sebesar 22 MW, yang sebagian besar terdiri dari solar home system dan pabrik fotovoltaik berskala kecil.

Sampoerna resmikan Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Karawang dan Surabaya

NewKerala.com - According to a 2015 report by the International Energy Agency, the nation holds solar energy potential of approximately 1,200 GW, while only 1 GW of power will provide enough energy for about 700,000 homes. This enormous potential, however, remains underdeveloped. Citing a 2015 report by PricewaterhouseCoopers (PwC), Indonesia's current installed solar energy capacity is only 22 MW, which is mostly composed of solar home systems and small-scale photovoltaic plants.

Sampoerna meresmikan Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Karawang dan Surabaya

PR Newswire Asia - Indonesia has a huge potential in renewable energy. Located in the equator line, the archipelago benefits from large amounts of sun-intensity. According to a 2015 report by the International Energy Agency, the nation holds solar energy potential of approximately 1,200 GW, while only 1 GW of power will provide enough energy for about 700,000 homes. This enormous potential, however, remains underdeveloped. Citing a 2015 report by PricewaterhouseCoopers (PwC), Indonesia's current installed solar energy capacity is only 22 MW, which is mostly composed of solar home systems and small-scale photovoltaic plants.

Sampoerna resmikan sistem pembangkit listrik tenaga surya di Karawang dan Surabaya

AntaraNews - Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang sangat besar. Terletak di garis khatulistiwa, kepulauan Indonesia mendapatkan banyak manfaat dari intensitas matahari dalam jumlah besar. Menurut laporan Badan Energi Internasional tahun 2015, Negara ini memiliki potensi energy matahari sekitar 1.200 GW, sementara 1 GW daya saja sudah cukup menyediakan energy untuk sekitar 700.000 rumah. Namun, potensi besar ini masih belum dikembangkan dengan baik. Mengutip laporan Pricewaterhouse Coopers (PwC) tahun 2015, kapasitas energy surya yang saat ini dipasang di Indonesia hanya sebesar 22 MW, yang sebagian besar terdiri dari solar home system dan pabrik fotovoltaik berskala kecil.

Sampoerna Resmikan Sistem PLTS di Karawang dan Surabaya

Swa Online - Berada di garis khatulistiwa, kepulauan Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang begitu besar dari alam, salah satunya adalah matahari. Mendapatkan manfaat dari intensitas matahari dalam jumlah besar memberikan kesempatan untuk bisa menjadi sumber yang dapat diolah sebagai energi masa depan. Menurut laporan Badan Energi Internasional tahun 2015, Indonesia memiliki potensi energi matahari sekitar 1.200 GW, sementara 1 GW daya saja sudah cukup menyediakan energi untuk sekitar 700.000 rumah.

Mayoritas Jasa Keuangan Global akan Bermitra Dengan Fintech

Suara.com - Sejumlah besar bank-bank global, perusahaan-perusahaan asuransi dan para manajer investasi bermaksud meningkatkan kemitraan mereka dengan perusahaan-perusahaan FinTech dalam 3 - 5 tahun mendatang dan mengharapkan rata-rata imbal hasil investasi sebesar 20 persen dari proyek-proyek inovasi mereka. Kesimpulan ini berasal dari menurut laporan PwC baru berjudul “Menggambar ulang garis-garis batas: Meningkatnya pengaruh FinTech terhadap Jasa Keuangan” (“Redrawing the lines: FinTech’s growing influence on Financial Services”)

PwC: 45 Persen Perusahaan Besar di Indonesia Laporkan Insiden Phishing

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta - PwC bersama CIO dan CSO melakukan survei guna mempelajari bagaimana para eksekutif mengadopsi teknologi dan pendekatan kolaboratif terhadap keamanan siber, terdapat 245 responden dari Indonesia yang turut berpartisipasi. "Dari hasil survei, kita telah melihat bahwa sebagian besar perusahaan di Indonesia akan memfokuskan pengeluaran keamanannya terutama untuk meningkatkan kemampuan, baik itu SDM maupun proses yang diterapkan sebagai tambahan atas pengeluarannya untuk teknologi," kata Partner Risk Assurance PwC Indonesia Subianto di Jakarta, Selasa (14/3/2017).

PwC: Indonesia Akan Menjadi Negara Dengan Perekonomian Terbesar ke-4 di 2050

Bareksa.com - PricewaterhouseCoopers (PwC) sebagai salah satu dari empat penyedia jasa auditor besar di dunia merilis sebuah riset tentang outlook perekonomian dengan tema “The Long View, How will the global economic order change by 2050?”. Mengutip riset IMF, posisi perekonomian Indonesia tahun 2016 berada di peringkat 8 dengan total produk domestik bruto (GDP) US$3028 miliar. Dalam hal ini, PwC memproyeksikan perekonomian dunia baik di tahun 2030 & 2050.

Contact us

Daniel Rembeth

Director, PwC Indonesia

Tel: +62 21 509 92901

Follow PwC Indonesia